Apa itu Denial Of Service (DoS)

DoS merupakan salah satu iplementasi dari Cracking. DoS merupakan tindakan invasi atau penyerangan (attack) terhadap sebuah system sehingga system yang diserang menjadi lumpuh dan tidak dapat melakukan service service nya, atau paling tidak servis masih bisa dijalankan tetapi dengan kualitas yang berkurang drastic. Tanda tanda system mengalami penyerangan adalah turunnya kinerja system dan pada kebanyakan kasus menjadikan system hang (ngadat/error) dan tidak dapat merespons masukan apapun yang diminta oleh pengguna.



Inti dari kegiatan DoS adalah memberikan masukan paket data atau proses yang sangat banyak ke system sehingga system kewalahan dan tidak bisa mengontrol dirinya sendiri alias menjadi lupa diri. Karena system lupa diri maka system menjadi strees dan bingung sehingga system hang dan berhenti beroperasi.
DoS pada umumnya mengeksploitasi bug dari system. Kelemahan/bug dari system pada umumnya ada karena kesalahan dalam melakukan pemrograman, sehingga memungkinkan adanya lubang keamanan seperti buffer overlow dan lainnya. Dan semua perangkat lunak buatan manusia pastilah memiliki lubang keamanan, tidak ada programmer yang sempurna. Programmer juga manusia sehingga teknik teknik DoS akan selalu berkembang dan kegiatan Cracking akan selalu ada selama masih adanya dunia Internet.

Contoh kegiatan DoS dapat dilakukan dengan menggunakan kegiatan kegiatan berikut:
  • LAND, merupakan sebuah program yang lumayan klasik untuk menggunakan DoS. Land biasanya digunakan untuk menyerang system Windows 95 dan LINUX/Unix versi lama. Program land menyerang server yang dituju dengan mengirimkan paket data palsu yang seolah olah berasal dari server yang dituju. Dengan kata lain, asal dan tujuan dari packet yang dibuat seakan akan berasal dari server yang sama. Akibatnya server yang diserang menjadi bingung. Program land dapat dicari installer nya di internet dan dieksekusi menggunakan perintah:
./land Alamat_IP Nomor_port

Nomor port yang dituju biasanya 139 untuk windows 95.
  • LATIERRA, merupakan perangkat lunak pengembangan dari LAND, digunakan menggunakan prinsip yang hamper sama dengan land. Kelebihan dari latierra adalah kemungkinan latierra untuk mengacak port yang digunakan sehingga tidak terpaku pada port 139. Penyerangan system operasi dengan Latierra makin menyebabkan komputer bingung dan Hang. Untuk menjalan kan Latierra, anda dapat menginstall dahulu file-nya dari internet kemudian meng-eksekusi perintah:
./latierra-opsi Alamat_IP Batas_bawahnya batas_atasnya

  • Ping-o-Death, merupakan variasi dari ping biasa. Akan tetapi dengan ukuran yang lebih besar daripada ping biasa.
  • Ping Broadcast, atau juga sering disebut smurfing, hamper sama dengan Ping-o-Death tetapi targetnya adalah alamat broadcast. Jika di alamat sasaran terdapat banyak komputer maka jaringan akan melambat karena lalu lintas data menjadi padat.

Sekian penjelasan nya, mungkin akan selalu bertambah tiap harinya tentang teknik menggunakan DoS, semoga infonya bermanfaat J
Apa itu Denial Of Service (DoS) Apa itu Denial Of Service (DoS) Reviewed by Kacong on February 14, 2014 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.